Viral di Twitter, cerita seorang wanita jadi korban catcalling saat berjalan sendirian. Wanita itu bernama Athaya Lavita (24) atau disapa Athaya, asal Jakarta. Melalui akun Twitternya, @gakreatif, Athaya membagikan ceritanya saat mengalami catcalling.

Ceritanya ini pun viral di Twitter, di retweet lebih dari 10 ribu kali dan disukai sebanyak 63,6 ribu orang. Momen tak menyenangkan itu dialami Athaya pada hari Selasa (6/7/2021) sekitar 8 pagi, di kawasan dekat kostnya, Pasar Santa, Jakarta Selatan. Pagi itu, dia pergi sendirian ke suatu tempat, yang tidak jauh dari kosnya, dengan jalan kaki.

Saat berjalan, Ia pun di catcalling oleh sekitar 8 orang pekerja pria di tempat cuci mobil, yang dilewatinya. Ia pun merasa terganggu dan menyayangkan tindakan catcalling dari para pekerja itu. Di satu sisi, pakaian yang dikenakannya pun juga sopan dan tertutup.

"Aku pakai baju lengan panjang dan celana panjang, dan agak gombrong gitu." "Karena kelihatannya aku perempuan, walaupun aku pakai baju tertutup. " Catcalling yang diterima Athaya ini berbentuk siulan dan godaan.

"Aku kan lagi dengerin lagu, terus kedengeran ada suara suit suit suit, teriak gitu." ujar dia. Siulan itu membuat Athaya merasa terganggu dan geram. Hingga akhirnya, ia mendatangi dan mencoba menggertak para pelaku catcalling itu.

"Aku langsung jalan ke arah orang orang itu, dengan power jalannya, muka aku judesin dikit." "Terus aku ngomong, 'Siapa yang manggil saya!'," ucap Athaya. Namun ketika ditanya, para pelaku tidak mengaku dan melemparkan candaan.

Athaya pun dengan tegas, memarahi pelaku dengan mengatakan, semua wanita tidak ada yang suka di catcalling. "Kalau enggak tahu (kenal) orang itu siapa. Jangan pernah macam macam. Kalau, kalian enggak mau ada masalah," ceritanya. Sampai akhirnya, kata Athaya, 8 orang itu pun langsung diam dan tak berkutik sama sekali.

Sampai artikel ini terbit, cuitan tersebut di retweet lebih dari 10 ribu kali dan disukai sebanyak 63,6 ribu orang. Cerita Athaya ini pun banyak mendapat tanggapan, bahkan pujian dari warganet. Keren bgt mbak nya, aku slalu diem aja cuek selagi ga nyentuh padahal pen bgt ni mulut ngomong pedes kalo di cat call, belum brani :') ," tulis akun @iiyayayaya .

Menurut Athaya, cuitan ini bisa viral, karena banyak dialami oleh wanita di luar sana. "Tweet ini bisa viral karena banyak banget perempuan bisa relate." "Aku seneng udah bisa meningkatkan awareness catcalling itu," katanya.

Ia berharap, setiap masyarakat dapat berperilaku baik tanpa melihat gender. "Sebagai manusia, kita punya empati dan simpati yang bisa digunakan dengan baik." "Tanpa melihat gender, harusnya tahu apa yang baik dan benar. Apa yang tidak bisa kita lakukan ke orang lain," ujar dia.

Leave a Reply

Your email address will not be published.