Pada masa-masa mengurung diri di rumah seperti sekarang, anak dan orangtua menghabiskan waktu yang lebih lama di rumah. Hal ini tidak saja meningkatkan pemahaman antara anak dan orangtua saja namun juga meningkatkan peluang pertengkaran.

Kondisi yang hanya bisa berdiam di rumah saja ini tentu bakal terasa sangat berat bagi anak. Mereka jadi tidak dapat bepergian dan bermain keluar rumah secara bebas seperti sebelumnya.

Kondisi ini tak jarang membuat mereka jadi lebih uring-uringan. Hal ini bakal semakin parah ketika mereka memiliki sebuah keinginan yang tak bisa langsung dituruti oleh orangtua.

Dalam menghadapi anak yang tengah rewel dan tantrum tersebut, orangtua tidak boleh naik pitam dan ikut kehilangan kesabaran. Hal ini justru bisa membuat orangtua jadi ikut stres sehingga masalah dapat memburuk dan semakin tak terselesaikan.

Beberapa hal harus diingat oleh orangtua dalam berurusan dengan buah hati yang tengah rewel ini. Dilansir dari The Health Site, berikut sejumlah hal yang harus diingat orang tua untuk mengatasi anak yang tengah rewel.

Jangan Ikutan Marah

Ketika mengatasi anak yang tengah tantrum, kamu sebaiknya tetap dalam kondisi sabar. Pastikan untuk mengingat bahwa buah hati juga dalam kondisi stres sehingga memarahi mereka bakal memperburuk situasi.

Selain itu, kebiasaan orangtua yang marah-marah bisa menular kepada anak untuk melakukan hal serupa. Ketika merasa terpicu untuk ikut marah, coba tarik napas dalam-dalam, hitung hingga 10 dan kemudian tenangkan diri.

Jangan Berargumen dengan Anak

Ketika kamu merasa terganggu dengan kerewelan buah hari, cobalah untuk menghindar atau sibukkan diri. Perkataan yang kamu lontarkan pada saat itu bisa berbuntut argumen panjang.

Saling berdebat dengan anak ini selanjutnya bisa berujung pada pertengkaran. Oleh karena itu, sebaiknya tidak beradu pendapat dengan anak ketika sedang marah dan alihkan perhatian.

Ketahui Kapan Harus Mundur

Menjadi orangtua bukan berarti membuatmu selalu benar, ada kalanya kamu berbuat salah dan harus mengakuinya pada buah hati. Pada saat ini, ada kemungkinan kamu juga dalam kondisi stres sehingga mungkin berbuat salah pada anakmu.

Pada kondisi ini, lebih baik kamu mengakui kesalahan dan meminta maaf. Bersikeras bahwa kamu selalu benar bisa berujung debat panjang tanpa ujung yang malah merugikan. Hal ini juga bisa menjadi contoh baik pada anak-anak mengenai mengakui kesalahan dan meminta maaf.

Jangan Terlalu Kaku

Menjadi orangtua yang disiplin merupakan hal yang diperlukan, namun pada kondisi tertentu kamu harus bisa lebih luwes. Pada kondisi saat ini, beberapa aturan bisa dilonggarkan untuk mencegah anak bertambah stres.

Menjadi lebih santai dan fleksibel dengan aturan pada kondisi tertentu bisa berdampak luar biasa pada anak. Hal ini bisa membuat mereka lebih gembira sehinga terhindar dari berbagai masalah besar yang mungkin terjadi.

 

 

Leave a Reply

Your email address will not be published.